Dari puing-puing Perang Dunia II, Hannibal Lecter yang masih kecil muncul dengan membawa mimpi-mimpi buruknya. Sepasukan tentara menemukannya di salju, sendirian, tak mau bicara, dengan leher dikalungi rantai. Pamannya, dan istrinya yang cantik, Lady Murasaki, menemukannya di panti asuhan Soviet dan membawanya ke Prancis. Lady Murasaki membantunya memulihkan diri, namun mimpi-mimpi buruk itu tak pernah pergi sepenuhnya. Setelah cukup dewasa, giliran Hannibal Lecter yang menjadi mimpi buruk bagi orang-orang kejam yang bertanggung jawab atas kematian adik perempuannya.
Dari puing-puing Perang Dunia II, Hannibal Lecter yang masih kecil muncul dengan membawa mimpi-mimpi buruknya. Sepasukan tentara menemukannya di salju, sendirian, tak mau bicara, dengan leher dikalungi rantai. Pamannya, dan istrinya yang cantik, Lady Murasaki, menemukannya di panti asuhan Soviet dan membawanya ke Prancis. Lady Murasaki membantunya memulihkan diri, namun mimpi-mimpi buruk itu tak pernah pergi sepenuhnya. Setelah cukup dewasa, giliran Hannibal Lecter yang menjadi mimpi buruk bagi orang-orang kejam yang bertanggung jawab atas kematian adik perempuannya.