Dalam suatu pelayaran dengan orangtuanya, Deni terpisah dan terdampar di sebuah pulau yang tak berpenghuni. Deni masih kecil waktu itu.
Karena tak ada pilihan lain, Deni kecil terpaksa mencari makanan di laut, dan terbiasa dengan kehidupan laut. Lama-kelamaan dia tumbuh menjadi manusia ikan. Di antara jari kaki dan tangannya tumbuh selaput. Dia dapat berenang secepat ikan. Bisa bernafas dalam air. Bahkan bisa berbicara dengan bahasa ikan.
Suatu ketika dia berhasil mengetahui bahwa kedua orangtuanya masih hidup dan tinggal di London, Inggris. Deni mencari mereka. Deni sangat rindu bertemu kembali dengan orangtuanya. Dia bertualang berenang ke Inggris.
Dalam petualangannya Deni bertemu dengan sekelompok orang Gipsi. Pertemuan yang tidak ramah. Oleh orang Gipsi Deni dianggap sebagai utusan Dewa Laut yang sedang murka, dikirim untuk menghancurkan orang Gipsi. Sebelum Deni sempat menjelaskan tentang dirinya, orang Gipsi telah bermaksud menghancurkan Deni.
Deni diceburkan ke sebuah lobang dalam tanah yang teramat dalam, dan kecebur ke sebuah danau di bawah tanah. Deni berenang mencari jalan keluar. Tetapi justru bahaya yang didapatinya. Deni tersekap dalam sebuah kawah air panas.
Dalam suatu pelayaran dengan orangtuanya, Deni terpisah dan terdampar di sebuah pulau yang tak berpenghuni. Deni masih kecil waktu itu.
Karena tak ada pilihan lain, Deni kecil terpaksa mencari makanan di laut, dan terbiasa dengan kehidupan laut. Lama-kelamaan dia tumbuh menjadi manusia ikan. Di antara jari kaki dan tangannya tumbuh selaput. Dia dapat berenang secepat ikan. Bisa bernafas dalam air. Bahkan bisa berbicara dengan bahasa ikan.
Suatu ketika dia berhasil mengetahui bahwa kedua orangtuanya masih hidup dan tinggal di London, Inggris. Deni mencari mereka. Deni sangat rindu bertemu kembali dengan orangtuanya. Dia bertualang berenang ke Inggris.
Dalam petualangannya Deni bertemu dengan sekelompok orang Gipsi. Pertemuan yang tidak ramah. Oleh orang Gipsi Deni dianggap sebagai utusan Dewa Laut yang sedang murka, dikirim untuk menghancurkan orang Gipsi. Sebelum Deni sempat menjelaskan tentang dirinya, orang Gipsi telah bermaksud menghancurkan Deni.
Deni diceburkan ke sebuah lobang dalam tanah yang teramat dalam, dan kecebur ke sebuah danau di bawah tanah. Deni berenang mencari jalan keluar. Tetapi justru bahaya yang didapatinya. Deni tersekap dalam sebuah kawah air panas.